Terlanjur viral di media sosial cerita bayi dua bulan yang diculik, ternyata hanya akal-akalan ibunya saja.
Seorang wanita bernama Eka Septiana membuat cerita palsu soal penculikan anaknya.
Ia awalnya mengaku bayi miliknya yang baru berusia dua bulan dibawa pergi oleh orang tak dikenal.
Cerita tersebut menarik simpati publik dan langsung viral di media sosial.
Kini terungkap jika Eka hanya mengarang untuk menutupi perbuatannya sendiri.
Sang bayi ternyata tidak diculik, melainkan digadaikan ibunya sendiri untuk membayar hutang.
Berikut ini fakta-fakta serta kronologi terkait drama penculikan bayi 2 bulan yang ternyata hanya akal-akalan sang ibu.
1. Diculik Pada Rabu Siang
Eka Septiana, ibu dari bayi KMN yang meminta naaf pada netizen telah menyebar kabar penculikan anaknya, tapi ia justru menyebut anaknya dijaminkan ke orang lain.
Bayi yang baru lahir pada 7 November 2019 ini rencananya hendak dibawa pulang ke Kelurahan Jogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan oleh ibunya, Eka Septiana.
Saat tengah berdiri di Pasar Bangil menunggu angkutan, tiba-tiba ia dihampiri mobil warna hitam yang dikiranya kendaraan umum.
Eka yang masuk ke dalam mobil minibus yang dikira Elf dan tidak diketahui nopolnya itu justru berbelok ke pintu masuk tol Bangil.
Dalam cerita yang viral, Eka mengaku dihipnotis dan dipaksa menyerahkan bayinya sebelum ditinggal di pintu masuk Tol Bangil.
2. Kepolisian Bertindak
Pihak kepolisian setempat langsung melakukan pengejaran.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pasuruan Ipda Sunarti mengatakan kasus tersebut tengah didalami.
"Iya memang benar dan ini sedang dalam penyelidikan kami."
"Pagi tadi baru saja dilaporkan kejadiannya ke kami, ini anggota sudah bergerak di lapangan," kata Ipda Sunarti.
3. Polres Pasuruan Merasakan Kejanggalan
Satreskrim Polres Pasuruan menduga kabar penculikan bayi itu adalah berita bohong alias hoaks.
Bayi KMN diduga digadaikan oleh ibu kandungnya sendiri lantaran tak bisa membayar hutang kepada rentenir.
Dugaan itu muncul setelah Eka menjalani pemeriksaan polisi dan menyebut anaknya dijaminkan dalam rekaman video klarifikasi yang dibuatnya.
"Saya minta maaf. Saya jaminkan ke orang terkait bukan saya."
"Berita penculikan itu tidak benar," ucap Eka Septiana.
4. Motif Belum Diketahui
Hingga kini pihak kepolisian belum mengungkap resmi motif di balik drama penculikan yang dibuat Eka.
"Jadi dugaan kami, ia takut dengan suaminya kalau dia punya hutang dan anaknya dijadikan jaminan atas hutangnya."
"Ia seolah - olah membuat berita anaknya diculik ke suaminya," kata Ipda Sunarti.
Ipda Sunarti juga menyampaikan Eka mengaku memiliki hutang di bank harian sebesar Rp 1 juta yang tidak diketahui oleh sang suami.
"Dia (Eka) pamit ke suaminya ke dokter."
"Karena memang anaknya ini mengidap penyakit dalam."
"Jadi setiap bulannya, wajib ke dokter untuk menjalani perawatan intensif."
"Padahal anaknya dititipkan ke rentenirnya," jelasnya.
Kini Eka masih diamankan oleh pihak kepolisian. (TribunStyle.com)
Artikel ini telah tayang di posbelitung.co dengan judul Ngaku Bayinya Diculik, Tapi Ternyata Digadaikan Ibunya Untuk Bayar Utang Rp 1 Juta, https://belitung.tribunnews.com/2020/01/18/ngaku-bayinya-diculik-tapi-ternyata-digadaikan-ibunya-untuk-bayar-utang-rp-1-juta?page=all.
Penulis: tidakada007
Editor: rusmiadi
Home » Unlabelled » Ngaku Bayinya Diculik, Tapi Ternyata Digadaikan Ibunya Untuk Bayar Utang Rp 1 Juta
Saturday, January 18, 2020
Ngaku Bayinya Diculik, Tapi Ternyata Digadaikan Ibunya Untuk Bayar Utang Rp 1 Juta
Tags :
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 Comments:
Post a Comment